autotomi
autotomy
Ringkasan Singkat
Tindakan pelepasan bagian tubuh secara spontan pada hewan sebagai mekanisme pertahanan, atau mutilasi diri pada manusia.
Secara biologis, autotomi adalah perilaku pertahanan diri yang dilakukan oleh hewan tertentu dengan cara memutuskan anggota tubuhnya sendiri, seperti seekor kadal yang melepaskan ekornya untuk mengalihkan perhatian predator agar bisa melarikan diri. Bagian tubuh yang lepas tersebut biasanya akan tumbuh kembali (regenerasi) di kemudian hari.
Namun, dalam konteks psikologi manusia, autotomi merujuk pada perilaku patologis berupa mutilasi diri atau tindakan sengaja individu memotong bagian tubuh mereka sendiri. Perilaku ini sering kali dikaitkan dengan gangguan mental yang parah, di mana individu merasakan dorongan tak terkendali untuk menyakiti fisik mereka sebagai cara melampiaskan tekanan emosional yang ekstrem.
Penting bagi para praktisi kesehatan mental untuk membedakan antara respon biologis adaptif pada hewan dan perilaku destruktif pada manusia yang memerlukan intervensi klinis mendalam guna mencegah cedera lebih lanjut.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- DSM-5 (untuk konteks perilaku melukai diri)
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.